Social Icons

Pages

Jumat, 10 Oktober 2014

Pertumbuhan Penduduk dan Penyebabnya



Nama    : Agung Subekti                     
Kelas   : 1TA04
NPM     : 10314491
Tugas 2 :ISD

§            Pertumbuhan Penduduk
            Pertumbuhan penduduk adalah perubahan populasi sewaktu-waktu, dan dapat dihitung sebagai perubahan dalam jumlah individu dalam sebuah populasi menggunakan "per waktu unit" untuk pengukuran. Sebutan pertumbuhan penduduk merujuk pada semua spesies, tapi selalu mengarah pada manusia, dan sering digunakan secara informal untuk sebutan demografi nilai pertumbuhan penduduk, dan digunakan untuk merujuk pada pertumbuhan penduduk dunia. Model pertumbuhan penduduk meliputi Model Pertumbuhan Malthusian dan model logistik.

§              Pertumbuhan Penduduk Asia yang Mengkhawatirkan
Asia merupakan benua terbesar di dunia. Oleh karena itu, 60% penduduk dunia berasal dari benua Asia. Dan salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk Asia yang sangat tinggi yakni banyak nya negara-negara asia merupakan negara berkembang. Yang di khawatirkan dari bertambahnya jumlah penduduk Asia yakni ancaman krisis pangan dan terbatas nya stok energi. Pekerjaan tidak mudah bagi Asia mengingat 60 persen penduduk dunia ada di benua terbesar ini. Saat ini, lebih dari 800 juta orang di dunia tidak memiliki pangan yang cukup, dan 500 juta diantaranya ada di Asia.
Lebih dari 60 juta anak pergi ke sekolah dalam kondisi lapar setiap hari, sebagian besar dari mereka ada di Asia. Sebanyak 25% anak-anak mengalami kerdil, dan 80% dari mereka hidup di 20 negara berkembang yang di antaranya ada di Asia.
Permasalahan-permasalahan pangan tersebut menjadi perhatian para peneliti Asia yang berkumpul dalam The 5th joint simposium Asia Head of Research Councils (ASIAHORCs) di Bali. Para peneliti berbagi pengalaman riset bioresources untuk pangan, functional food, teknologi bioprocessing untuk pangan, rekayasa pangan, dan kebijakan Iptek bidang pangan yang menjembatani kepentingan politik dan investasi.
Sebanyak 46 makalah disampaikan, 16 poster, 100 peneliti, akademisi, praktisi, hingga pengambil keputusan hadir dari Jepang, Thailand, Malaysia, Korea Selatan, Filipina, Singapura, India, dan Vietnam hadir dalam simposium.
Pemanfaatan bioteknologi Terus melonjaknya jumlah penduduk mendesak luasan lahan pertanian, menurut mantan Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Pusat Siswono Yudhohusodo, harus dipecahkan dengan terobosan Iptek yang mampu menaikan produksi pangan di semua negara.
Pemanfaatan benih dan teknologi maju dalam kegiatan produksi pertanian dan peternakan mulai dari hibrida, modifikasi genetika, kloning dan transfer embrio harus segera disosialisaikan ke banyak negara guna peningkatan produksi pangan.
Bayangkan saja 4 negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia 3 diantaranya bersal dari benua Asia yakni China dengan jumlah penduduk 1,2 milyar jiwa. Lalu India dengan 1 milyar dan Indonesia menempati peringkat 4 dunia dan ke 3 di Asia dengan jumlah penduduk 250 juta jiwa saat ini.

§        Faktor-faktor Demografi yang Mempengaruhi Pertumbuhan Penduduk

Seperti yang telah kita ketahui sekarang, tidak usah jauh-jauh mari kita lihat sepintas keadaan sekitar kita, berapa orang yang berjubel memenuhi KRL maupun bus kota setiap harinya, berapa kendaraan yang memenuhi jalanan Jakarta yang menyebabkan kemacetan setiap harinya. Dari situ pastinya kita dapat mengambil sebuah kesimpulan sederhana, yaitu bahwa sebenarnya pertumbuhan penduduk di kota ini begitu cepat. Pertumbuhan penduduk yang makin cepat, mendorong pertumbuhan aspek-aspek kehidupan yang meliputi aspek social, ekonomi, politik, kebudayaan dan sebagainya. Dengan begitu, maka juga bertambahlah sistem mata pencaharian hidup menjadi lebih kompleks. Secara umum ada 3 faktor utama, yaitu :
  1. Kelahiran (Fertilitas)
  2. Kematian (Mortalitas)
  3. Perpindahan (Migrasi)
Dalam pengukuran demografi ketiga faktor tersebut diukur dengan tingkat/rate. Tingkat/rate ialah kejadian dari peristiwa yang menyatukan dalam bentuk perbandingan. Biasanya perbandingan ini dinyatakan dalam tiap 1000 penduduk. Berikut sedikit penjelasan mengenai pengukuran Fertilitas :
  1. Pengukuran Fertilitas Tahuna nadalah pengukuran kelahiran bayi pada tahun tertentu dihubungkan dengan jumlah penduduk yang mempunyai resiko untuk melahirkan pada tahun tersebut. Adapun ukuran – ukuran fertilitas tahunan adalah :
a.   Tingkat Fertilitas Kasar (Crude Birth Rate .) adalah banyaknya kelahiran hidup pada satu tahun tertentu tiap 1000 penduduk.
b.   Tingkat Fertilitas Umum (General Fertility Rate ) adalah jumlah kelahiran hidup per.1000 wanita usia reproduksi (usia 14 14-49 atau 15 15-44 th th) ) pada tahun tertentu.
c.    Tingkat Fertilitas Menurut Umur (Age Specific Fertility Rate ) adalah perhitungan tingkat fertilitas perempuan pada tiap kelompok umur dan tahun tertentu.
d.  Tingkat Fertilitas Menurut Urutan Kelahiran (Birth Order Specific Fertility Rates Rates) adalah perhitungan fertilitas menurut urutan kelahiran bayi bayioleh oleh wanita pada umur dan tahun tertentu.

  1. Pengukuran Fertilitas Kumulatif
Adalah pengukuran jumlah rata rata-rata anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan hingga mengakhiri batas usia suburnya. Adapun ukuran – ukuran fertilitas kumulatif adalah : 
a.   Tingkat Fertilitas Total (TFR) adalah jumlah kelahiran hidup laki laki-laki & wanita tiap 1000 penduduk yang hidup hingga akhir masa reproduksinya dengan catatan : 
§  Tidak ada seorang perempuan yg meninggal sebelum mengakhiri masa reproduksinya.
§  Tingkat fertilitas menurut umur tdk berubah pd periode waktu tertentu.
b.    Gross Reproduction Rates (GRR) adalah jumlah kelahiran bayi perempuan oleh 1000 perempuan sepanjang masa reproduksinya dengan catatan tdk ada seorang perempuan yg meninggal sebelum mengakhiri masa reproduksinya.
c.   Net Reproduction Rates (NRR) adalah jumlah kelahiran bayi (pr) oleh sebuah kohor hipotesis dari 1000 (pr) dengan memperhitungkan kemungkinan meninggalkan para (pr) itu sebelum mengakhiri mengakhiri masa reproduksinya.

Faktor Faktor-faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya fertilitas penduduk :
1.      Faktor Demografi, antara lain :
o    Struktur umur
o    Struktur perkawinan
o    Umur kawin pertama
o    Paritas
o    Disrupsi perkawinan
o    Proporsi yang kawin
2.      Faktor Non Demografi, antara lain :
o    Keadaan ekonomi penduduk
o    Tingkat pendidikan
o    Perbaikan status perempuan
o    Urbanisasi dan industrialisasi

Berikut sedikit penjelasan mengenai pengukuran mortalitas :
1.    Crude Death Rate (CDR) adalah banyaknya kematian pada tahun tertentu, tiap 1000 penduduk pada pertengahan tahun.
2. Age Specific Death Rate (ASDR) adalah jumlah kematian penduduk pd tahun tertentu berdasarkan klasifikasi umur tertentu.
3.      Infant Mortality Rate (IMR) adalah tingkat kematian bayi

Karakter kelompok penduduk yang mempengaruhi Crude Death Rate (CDR) :
1.      Antara penduduk daerah pedesaan dan daerah perkotaan
2.      Penduduk dengan lapangan pekerjaan yang berbeda
3.      Penduduk dengan perbedaan pendapatan
4.      Perbedaan jenis kelamin
5.      Penduduk dengan perbedaan status kawin

Faktor terakhir yang mempengaruhi kecepatan pertumbuhan penduduk suatu daerah adalah Perpindahan (Migrasi) atau Mobilitas Penduduk yang artinya proses gerak penduduk dari suatu wilayah ke wilayah lain dalam jangka waktu tertentu.
Faktor – faktor yang mempengaruhi migrasi :
·         Faktor individu
·         Faktor yang terdapat di daerah asal
·         Faktor yang terdapat di daerah tujuan
·         Rintangan antara daerah asal dan daerah tujuan

Daya tarik dan daya dorong di daerah asal yang mempengaruhi perpindahan       penduduk :
1.   Kekuatan Sentripetal adalah kekuatan yang mengikat orang untuk tinggal di daerah asal, misalnya: 
o    Terikat tanah warisan
o    Menunggu orang tua yang sudah lanjut
o    Kegotong royongan yang baik
o    Daerah asal merupakan tempat kelahiran nenek moyang mereka

2.      Kekuatan Sentrifugal
Adalah kekuatan yang mendorong seseorang untuk meninggalkan daerah asal, misalnya : 
    • Terbatasnya pasaran kerja
    • Terbatasnya fasilitas pendidikan
 
Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Pertumbuhan_penduduk
http://dudikastomi14.blogspot.com/2014/10/pertumbuhan-penduduk-dunia.html
http://www.fuad-compi.net/2012/07/faktor-demografi-yang-mempengaruhi.html

Jumat, 03 Oktober 2014

Ilmu Sosial Dasar



Jumat, 3 Oktober 2014
Nama  :Agung Subekti
Kelas :1TA04
NPM   :10314491

TUGAS 1: PENGERTIAN ILMU SOSIAL DASAR

I.         PENGERTIAN ILMU SOSIAL DASAR
Ada beberapa macam pengertian dari Ilmu Sosial Dasar, diantaranya yaitu:
1.         Ilmu Sosial Dasar
Pengetahuan yang memperdalam tentang masalah-masalah sosial, khususnya yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia yang menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu social.Ilmu-ilmu sosial itu seperti: sejarah, ekonomi, geografi sosial, sosiologi, antropologi, psikologi sosial.
2.         Ilmu Sosial Dasar
Ilmu yang membahas tentang masalah sosial yang dilakukan oleh pribadi seseorang. Dimana itu dinilai dari tindakan seseorang yang dilakukannya terhadap lingkungannya sendiri.
3.         Ilmu Sosial Dasar
Suatu usaha yang dapat diharapkan dengan memberikan pengetahuan umum kepada masyarakat tentang konsep kehidupan bermasyarakat yang memberikan nilai dalam menghadapi masalah-masalah yang terjadi di masyarakat.
4.         Ilmu Sosial Dasar
Ilmu sosial dasar juga bukan merupakan gabungan dari berbagai macam ilmu sosial yang dipadukan, karena ilmu sosial dasar tidak memiliki objek materi ilmiah tersendiri dan tidak mengembangkan suatu penelitian ilmu.
5.         Ilmu Sosial Dasar
Gabungan dari disiplin ilmu sosial yang digunakan dalam pendekatan dan pemecahan masalah sosial yang ada di lingkungan sekitar. Ilmu sosial dasar juga memberikan dasar – dasar pengetahuan tentang konsep untuk mengkaji gejala social.
6.         Ilmu Sosial Dasar
Ilmu yang mempelajari tentang sosial manusia di dalam lingkungan.
7.         Ilmu Sosial Dasar
Ilmu yang menyajikan pemahaman mengenai hakikat manusia sebagai makhluk sosial dan masalahnya dengan menggunakan kerangka pendekatan.
8.         Ilmu Sosial Dasar
Ilmu yang mempelajari hubungan antara pelapisan sosial dan persamaan derajat.
9.       Ilmu Sosial Dasar
Mempelajari tentang adanya berbagai masalah kependudukan dan hubungan dengan   perkembangan masyarakat dan kebudayaan.
10.     Ilmu Sosial Dasar
Mempelajari tentang masalah yang dihadapi masyarakat pedesaan.

Ada juga beberapa pengertian Ilmu sosial dasar menurut para ahli, diantaranya yaitu:
1.      LEWIS
Ilmu Sosial Dasar adalah sesuatu yang dicapai, dihasilkan dan ditetapkan dalam interaksi sehari-hari antara warga negara dan pemerintahannya.

2.      KEITH JACOBS
Ilmu Sosial Dasar adalah sesuatu yang dibangun dan terjadi dalam sebuah situs komunitas.

3.      RUTH AYLETT
Ilmu Sosial Dasar adalah sesuatu yang dipahami sebagai sebuah perbedaan namun tetap inheren dan terintegrasi.

4.      PAUL  ERNEST
Ilmu Sosial Dasar adalah lebih dari sekedar jumlah manusia secara individu karena mereka terlibat dalam berbagai kegiatan bersama.

5.       PHILIP  WEXLER
 Ilmu Sosial Dasar adalah sifat dasar dari setiap individu manusia.

6.      ENDA  M. C
Ilmu Sosial Dasar adalah cara tentang bagaimana para individu saling berhubungan.

7.      LENA  DOMINELLI
Ilmu Sosial Dasar adalah merupakan bagian yang tidak utuh dari sebuah hubungan manusia sehingga membutuhkan pemakluman atas hal-hal yang bersifat rapuh di dalamnya.

8.      PETER   HERMAN
Ilmu Sosial Dasar adalah sesuatu yang dipahami sebagai suatu perbedaan namun tetap merupakan sebagai satu kesatuan.

9.      ENGIN FAHRI
Ilmu Sosial Dasar adalah sebuah inti dari bagaimana para individu berhubungan walaupun masih juga diperdebatkan tentang pola berhubungan para individu.

II.      Persamaan dan Perbedaan ISD dan IPS

Ilmu Sosial Dasar (ISD) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kedua-duanya mempunyai persamaan dan perbedaan:
Adapun persamaan antara keduanya adalah :
1.      Kedua-duanya merupakan bahan studi untuk kepentingan  program pendidikan atau pengajaran.
2.      Keduanya bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
  1. Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari kenyataan sosial dan masalah sosial.
Adapun perbedaan antara keduanya adalah :
  1. Ilmu Sosial Dasar diberikan di Perguruan Tinggi, sedang Ilmu PengetahuanSosial diberikan di Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan.
  2. Ilmu Sosial Dasar merupakan satu matakuliah tunggal, sedang IlmuPengetahuan Sosial merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran(untuk sekolah lanjutan).
  3. Ilmu Sosial Dasar diarahkan kepada pembentukan sikap dan kepribadian,sedang Ilmu Pengetahuan Sosial diarahkan kepada pembentukanpengetahuan dan ketrampilan intelektual.

Sumber:


 
Blogger Templates